Home Tempat Wisata Wisata Diving ke Pulau Pahawang, Lampung saat liburan

Wisata Diving ke Pulau Pahawang, Lampung saat liburan

13 min read
0
0
74
wisata diving di pulau pahawang lampung

Liburan merupakan pilihan bagi saya saat sedang suntuk, lelah dan bosan dengan pekerjaan dan padatnya kota Jakarta. Hal itu pun ternyata dirasakan juga oleh teman-teman saya dan karena hal tersebut kami pun akhirnya merencanakan liburan yang singkat! Yeay! Setelah merencanakan dan mendiskusikannya bersama kami pun sepakat bahwa kali ini kami akan melakukan wisata pulau Pahawang, Lampung. Banyak yang mengatakan bahwa pulau Pahawang ini salah satu surganya laut Indonesia yang harus kalian semua kunjungi. Karena hal tersebut lah kami semakin penasaran dan sangat excited untuk liburan kesana.

Hari yang kami tunggu-tunggu pun tiba, tanggal 7 Oktober 2016 malam akhirnya kami berangkat menuju pulau Pahawang dari Jakarta. Pulang kantor, kami semua langsung berkumpul di satu lokasi dan berangkat bersama menuju Terminal Kampung Rambutan. Dikarenakan kami menggunakan jasa tour wisata Pahawang, jadi semua transportasi sudah diatur dan kami tinggal duduk manis saja. Karena ada dua orang yang memang nantinya akan menjadi pemandu wisata kami dan sudah mengatur semuanya. Perjalanan kami diawali dengan naik Bis dari Terminal Kampung Rambutan menuju pelabuhan Merak Banten dan bertemu dengan rombongan tour wisata disana. Setelah itu sekitar pukul 12 malam kami berangkat menggunakan kapal Ferry menuju ke pelabuhan Bakauheni Bandar Lampung. Perlu diketahui karena saat itu saya menggunakan jasa tour wisata jadi saya memiliki rombongan yang tidak boleh terpisah. Saya sendiri bersama teman-teman saya sudah 6 orang ditambah dengan rombongan lainnya jadi sekitar 12 orang. Rame banget deh pokoknya!

Suasana di kapal Ferry saat itu memang sangat ramai, mungkin karena hari itu adalah weekend jadi banyak orang yang sekedar wisata singkat seperti saya atau memang ingin pulang ke kota asal, Bandar Lampung. Perjalanan laut pun dimulai, sekitar kurang lebih 3-4 jam dari pelabuhan Merak kami berangkat, sampai juga akhirnya di pelabuhan Bakauheni Lampung pada hari Sabtu tanggal 8 Oktober 2016. Hari pun masih gelap, karena kami sampai sekitar pukul 3 pagi. Karena saya tidak bisa tidur saat di kapal, saya pun merasa cukup kelelahan dan ngantuk saat sampai disana. Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya mobil yang akan mengantar kami menuju pulau Pahawang datang juga. Kira-kira ada dua mobil yang datang, karena memang jumlah rombongan yang cukup banyak yaitu 12 orang.

Sekiranya pukul 4 pagi, kami pun melanjutkan perjalanan dari pelabuhan Bakauheni menuju ke pulau Pahawang. Tidak lupa bagi kami semua yang muslim untuk beribadah sholat subuh terlebih dahulu di masjid terdekat dan kemudian baru melanjutkan perjalanan. Saya pun melanjutkan tidur saya yang terpotong di kapal saat itu, agar tidak merasakan kelelahan saat sampai disana. Ternyata perjalanan yang kami tempuh cukup lama, sekitar 3 jam dari pelabuhan Bakauheni menuju ke pulau Pahawang. Harus saya akui jalanan yang dilalui pun semakin dekat dengan pahawang semakin kecil dan berliku. Jalanannya juga masih cukup jelek, seperti belum di aspal semuanya sehingga kami semua harus tergoncang cukup keras selama di perjalanan. Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya sekitar pukul 7 pagi sampailah kami semua di Pulau Pahawang Lampung!

Berlibur ke Pulau Pahawang, LampungKesan pertama kami saat sampai adalah pulau ini cukup sepi dan udaranya sejuk. Kami pun saat sampai langsung turun dari mobil dan dibawa oleh ketua tour wisata kami menuju ke rumah penduduk yang nantinya akan kami gunakan untuk tidur. Yap, disana kamu tidak akan menemukan villa yang bagus atau hotel, semuanya masih menggunakan rumah penduduk. Namun itulah salah satu makna yang bisa kalian ambil saat berlibur ke Pahawang, kalian bisa berlibur sambil berbaur dengan warga sekitar yang pastinya sangat ramah dan baik. Rumah yang kami tempati pun cukup besar dan bersih, ya karena memang kami satu rombongan semua akan menginap disana. Setelah sampai kami semua langsung ganti pakaian renang dibalut dengan kaus dan celana pendek untuk melakukan kegiatan snorkeling. Tidak lupa sebelumnya kami sarapan terlebih dahulu dengan menu makanan yang sudah disiapkan, yaitu ikan, sayur asem dan nasi. Nikmat banget ya?

persiapan diving di Pulau Pahawang, LampungSnorkeling sendiri adalah kegiatan utama yang paling kita inginkan untuk menikmati indahnya pulau Pahawang. Setelah sarapan kami semua naik ke boat kecil yang akan mengantar kami menuju pusat-pusat snorkeling terbaik di pulau Pahawang. Kira-kira ada tiga spot snorkeling yang akan kami nikmati pada hari itu. Spot pertama kami dibawa agak jauh dari penginapan dan kami diceritakan bahwa tempat kami menginap bukanlah pulau pahawang sebenarnya. Karena itulah kami dibawa agak jauh agar bisa snorkeling dan menikmati pulau pahawang yang sebenarnya. Sesampainya di spot pertama kami langsung turun ke laut menggunanakan peralatan snorkeling lengkap yang sudah disediakan. Kami pun snorkeling cukup lama sekitar setengah jam sambil menikmati keindahan bawah laut Pahawang.

Selesai snorkeling di spot pertama, kemudian kami dibawa menuju pusat Pulau Pahawang. Dimana kalian ngga akan menemukan rumah atau penginapan disana. Benar-benar pulau yang sepi, namun inilah yang kami inginkan. Tempat yang tidak ramai orang, menenangkan dan indah untuk dinikmati. Disana ada warung makan yang menawarkan beberapa makanan seperti nasi ayam, indomie goreng dan indomie rebus serta gorengan. Selain itu ada minuman hangat dan dingin juga yang bisa dinikmati disana seperti es teh manis, kopi hangat dan masih banyak lagi. Kami pun menyantap makan siang disana sambil menikmati deburan ombak. Setelah itu kami menghabiskan waktu dengan berfoto-foto karena memang spotnya yang unik dan kapan lagi ya kan ke Pahawang.

Selesai dari sana, sekitar pukul 1 siang kami kembali naik ke boat kecil dan akan diantarkan menuju spot snorkeling yang lainnya. Kali ini kami dibawa ke spot snorkeling yang memang hits banget di Pulau Pahawang. Karena spot tersebut terkenal dengan sebutan “Taman Nemo” dan kamu bisa berfoto di bawah laut karena akan ada papan dengan tulisan “Wisata Taman Nemo Lampung”. Seru banget kan? Wajib banget buat kamu yang ingin kesini untuk bawa action cam ya seperti Gopro atau Xiaomi. Kami mulai snorkeling dan foto-foto karena memang waktu yang disediakan untuk snorkeling sangat lama.

Akhirnya selesai snorkeling di spot kedua, kami beristirahat sebentar di boat kecil dan berniat melanjutkan snorkeling ke spot ketiga alias spot terakhir. Namun sayang sekali, saat itu cuaca sangat buruk karena angin kencang dan hujan yang membuat ombak laut semakin meningkat, kami pun terpaksa membatalkan kegiatan snorkeling yang terakhir dan memilih untuk beristirahat di penginapan. Setelah sampai, kami semua langsung mandi dan ibadah yang akhirnya di lanjutkan dengan acara bakar-bakar serta makan bersama. Kami bakar-bakar ikan dan seafood lainnya seperti cumi dan udang di tepi pantai sembari menikmati deburan ombak. Sepertinya hal tersebut menjadi salah satu pengalaman liburan terbaik bagi saya.

mangrove wisata pulau pahawangEsok harinya kami pun bersiap-siap untuk melakukan perjalanan pulang. Karena kami semua sadar bahwa perjalanan pulang cukup panjang, kami pun makan terlebih dahulu nasi kotak yang sudah disediakan oleh pihak tour nya. Sebelum menuju ke Pelabuhan Bakauheni, kami mampir dulu ke Bandar Lampung untuk membeli oleh-oleh khas Lampung, seperti keripik pisang, kacang-kacangan dll. Baru setelah itu kami menuju ke Pelabuhan dan pulang ke Jakarta.

Menurut saya, liburan ke Pulau Pahawang adalah salah satu alternatif terbaik untuk mengisi weekend kalian yang mungkin begitu-begitu saja. Lalu jika ingin liburan kesana, sebaiknya menggunakan jasa tour karena murah dan biasanya sudah sepaket semua. Mulai dari makan, transport, penginapan dan lain-lain. Selain itu jika ikut open trip kalian juga bisa nambah teman loh.

 

Baca Juga  Bukit Sikunir Dieng, Pesona Golden Sunrise di Dataran Tinggi Dieng
Load More By khadafi
Load More In Tempat Wisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kota Tua Jakarta: Dari Noni Belanda Hingga Duduk di Udara

Pernah nggak kamu membayangkan sedang berjalan-jalan santai, kemudian ada noni-noni Beland…